Definisi Minyak Samin
Jenis-jenis Minyak Samin
Aneka Produk Minyak Samin di Indonesia
Daftar Resep

Apa Itu Minyak Samin ?

Banyak orang Indonesia belum kenal minyak samin, padahal minyak samin adalah minyak yang sangat praktis dan berguna dalam dunia gastronomi untuk melezatkan masakan. Minyak samin dapat dipergunakan sebagai kaldu, dan perisa gurih sebagai pengganti MSG.

Minyak samin hewani (ghee) buatan Amerika

Dapat pula dijadikan sebagai pengganti minyak babi dalam resep-resep masakan Cina. Minyak samin berbahan baku halal namun mengandung tingkat emulsifier alami seperti lemak babi karena mengandung lemak hewan (sapi, kambing, atau unta) yang halal dan kosher bagi umat Muslim dan Yahudi. Atas sebab inilah minyak samin sering dipakai oleh orang-orang Timur Tengah, selain pula orang-orang India.

Di India dan Indonesia sendiri terdapat 2 jenis minyak samin, yaitu minyak samin nabati, dan minyak samin hewani. Keduanya disebut minyak samin, dalam bahasa India disebut Vanaspati untuk minyak samin nabati, dan Ghee untuk minyak samin hewani.

Baik vanaspati dan ghee lezat untuk masakan, dan fleksibel dipakai untuk meracik resep dari latar budaya apapun. Apakah ada perbedaan penggunaan keduanya? Jawabannya adalah “tergantung selera”, vanaspati di Indonesia umumnya dipakai untuk membuat martabak kaki lima, sebab murah harganya. Sedangkan ghee umumnya dipakai oleh restoran-restoran Arab yang menjual nasi biryani.

Orang-orang Arab menyukai Ghee, dan kerapkali membuat Ghee sendiri di rumah-rumah dengan lemak hewan

Aromanya sendiri berbeda, minyak samin nabati wangi mentega sawit atau margarine, sehingga sangat lezat sebagai bahan bolu tradisional. Sedangkan minyak samin hewani beraroma mentega sapi atau butter, lezat untuk sop dan hidangan-hidangan gurih lainnya.

Pada umumnya, minyak samin yang dikenal dalam kuliner internasional adalah Ghee, atau minyak samin hewani.

Minyak samin Ghee adalah sejenis mentega yang mengandung sedikit protein susu. Dalam keadaan cair minyak ini tampak jernih, oleh karena pemasakan yang lebih lama, dan endapan susu yang ada dibuang. Titik didih minyak samin lebih tinggi dari mentega, sehingga sangat cocok untuk menumis dan menggoreng.

Kandungan nutrisi minyak samin ini hampir serupa susu, perbedaannya pada minyak samin kandungan protein susu lebih rendah, dengan kandungan lemak yang tinggi. Kadar laktosa minyak samin jauh lebih rendah daripada susu.

Apakah minyak samin sama dengan mentega?

Mentega memiliki banyak varietas: asin dan tawar, nabati dan hewani. Jenis mentega tertentu yang Anda gunakan akan tergantung pada preferensi pribadi Anda, harga, dan apa resep yang Anda akan masak.
Mentega memiliki titik didih rendah sekitar 120 ° C, yang berarti kurang ideal untuk menggoreng dan membakar.

Minyak samin adalah variasi dari mentega yang dijernihkan, suatu proses yang melibatkan pencairan lemak / mentega hewan, penguapan kadar air, dan menghilangkan susu padat sampai semua yang tersisa adalah lemak mentega murni. Sering disebut sebagai “mentega jernih” atau “clarified butter” yang lebih beraroma daripada mentega biasa karena esensi karamel yang tajam yang dicapai dengan mencokelatkan lemak mentega sebelum menyaringnya.

Susu padat juga menyebabkan mentega biasa memiliki titik didih rendah; dengan menghilangkannya, titik didih minyak samin dinaikkan menjadi sekitar 200 ° C, yang membuatnya cocok untuk memasak pada panas tinggi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *